Review Novel ‘Coffee Addict With Love’ – Cinta dan Secangkir Kopi

coffee-addict-with-love-am-project

Novel ketiga karya penulis Esa Dynasty Alamsari ini sukses membuat saya tertarik untuk membaca hanya dengan melihat cover dari novel ini. Saya coba telusuri lebih lanjut tentang novel ini. Dan saya dibuat semakin tertarik ketika membaca sinopsis yang tertera di cover belakang novel dan tertarik lebih dalam saat membaca sample chapter dari website tempat buku ini di publish.

Rasa penasaran dan ketertarikan itu membuat saya akhirnya memutuskan untuk membeli novel ini, walaupun dengan harga yang cukup lumayan. Novel setebal 340 halaman ini memang memiliki alur cerita yang boleh dibilang seru. Cerita tentang masa lalu yang pahit dari karakter utama Jingga dan Javas. dikemas dengan epic dan cukup membuat pembaca ikut masuk ke dalamnya.

Belum lagi cerita tentang persahabatan Jingga, Kalandra, Ivy, Noe, dan Zaniel yang berhasil disuguhkan dan membuat saya iri dengan persahabatan mereka. Teman se-gank ala anak SMA ini dibawa oleh Esa ke dunia kantor, tentunya dengan balutan gaya dewasa muda.

Jangan lupa tentang kopi yang jadi tema besar novel ini. Bagi anda yang tidak suka kopi, jangan khawatir, karena anda justru akan menemukan sisi lain di sini. Pembaca diinformasikan beberapa hal tentang jenis kopi yang jujur saja membuat saya beberapa kali harus menelan ludah karena tergiur,

Hal menarik lainnya adalah tentang nama tokoh dan tentu saja kendaraan yang tak luput dikisahkan dalam novel ini. Seolah ini jadi trademark untuk seorang Esa Dynasty. Nama-nama yang terdengar unik dan jarang ditemui disekitar kita, mobil-mobil SUV yang entah kenapa jadi jenis yang seringkali digunakan dalan setian novel karya wanita kelahiran Bandung ini. Membuat saya kerap tergelitik untuk mengetikan merk mobil yang dipakainya ke google, hanya untuk melengkapi khayalan saya tentang cerita di dalam novel.

Ada banyak kekurangan dalam novel ini. Typo-typo, kalimat yang tiba-tiba menggantung, dan beberapa kesalahan lain saya temukan. Belum lagi penulis sepertinya masih bingung menyajikan gaya penulisan dengan mengambil point of view orang ke-3.

Namun, kekurangan itu tidak lantas membuat saya berhenti dan meninggalkan novel ini. Saya harap kekurangan itu bisa diperbaiki penulis untuk karyanya di masa depan.

So, novel ini recomended, sebagai pelepas lelah dan untuk yang haus dengan cerita roman sederhana khas dewasa muda.

cheers,

Vanny

-Recomended-

admin
Follow bray

admin

Admin at Ngebray
Saya selaku admin dari ngebray.com yang mengelola sepenuhnya.
Saya seorang pengusaha yang mengajak semua guru-guru di Indonesia untuk memberikan layanan kepada masyarakat khususnya pagi perkembangan siswa-siswa terbaik dan teladan di Indonesia.

Kami hadir dengan Ngebray Store, dengan berbagai macam produk baik local ataupun importir.

Wassalammualaikum
Admin
admin
Follow bray

Latest posts by admin (see all)