celoteh kita : Serangkai Kisah Di Balik Novel ‘Singing Dreaming Loving’

Buku sepertinya sudah menjadi hal yang sangat dekat dengan diri saya sejak saya masih kecil. Orang tua saya biasa membacakan cerita dari buku dongeng. Cerita tentang apapun. Dan saya mengingat dengan baik kata demi kata dari cerita tersebut. Hingga saya bisa menghafal isi buku itu tanpa ada satu katapun yang terlewat.

Singing Dreaming Loving

Semakin bertambah usia, saya mulai bisa membaca, keinginan untuk membaca begitu besar. Saya mulai aktif di perpustakaan sekolah dan taman bacaan dekat rumah. Meminjam banyak sekali buku bacaan setiap harinya. Bahkan, beberapa hadiah ulang tahun yang saya terima juga rata-rata berisi buku cerita dari saudara dan kerabat dekat.

Dari hobi membaca, muncul keinginan untuk mencoba menulis. Mula-mula saya menulis puisi. Lalu memperbaiki karangan bebas yang sering sekali menjadi tugas pada pelajaran Bahasa Indonesia.

Duduk di bangku SMP saya mulai  membuat cerpen yang saya kumpulkan di sebuah buku tulis. Aktivitas menulis itu vacum, ketika saya mulai kuliah. Karena padatnya kesibukan kuliah merangkap kerja. Tapi, saya tak pernah benar-benar berhenti menulis, selalu saja ada coret-coretan tulisan dalam buku agenda saya.

Tahun 2013 (saya lupa bulannya), saya dapat info tentang event menulis “Bulan Narasi”, tantangannya adalah membuat novel dalam waktu satu bulan. Semangat itu muncul kembali. Saya akhirnya mendaftar dan kembali menulis.

Satu bulan waktu yang diberikan, tapi saya baru mulai mengerjakan novel di 2 minggu terakhir sebelum deadline. Begadang sampai larut malam ditemani suami, adalah hal yang dilakukan selama dua minggu itu. Ego dalam diri yang saat itu menjadi pemicu semangat. ‘Saya harus menyelesaikan apa yang saya mulai’. Kalimat itu yang jadi amunisi setiap kali rasanya ingin menyerah.

Berbekal referensi dan informasi dari google dan beberapa buku yang dibaca, saya menyelesaikan novel pertama saya yang diberi judul Singing Dreaming Loving.

Tidak mudah sejujurnya, tapi ternyata saya bisa. Walaupun banyak kekurangan di sana-sini. Banyak hal yang harus dievaluasi. Tapi, semua itu justru bukan jadi penghalang. Malah jadi penyemangat untuk terus berkarya lebih baik dan lebih baik lagi.

Singing Dreaming Loving adalah novel fiksi yang benar-benar berdasar pada imajinasi saya sebagai penulis. Nama tokoh yang murni saya cari sendiri keunikan dan maknanya dari berbagai bahasa. Jalan cerita dan karakter yang saya kembangkan juga tak berkiblat pada satu sosok orang. Meskipun dari beberapa review, banyak yang mengatakan novel ini sangat erat dengan saya. Bahkan beberapa menyebut sebagai kisah pribadi.

Buat saya itu menyenangkan, artinya apa yang saya tulis dengan hati, sampai juga ke hati mereka para pembaca.

Intinya, saya hanya ingin berbagi, tentang kekuatan niat dalam hati. Niatnya sudah berapi-api, maka tugas selanjutnya adalah mencari faktor pelecut yang bisa menjadi amunisi supaya api itu bisa tetap berkobar dan tak pernah padam.

Semangat menulis.

Menulislah dengan hati.

 

Meet me

Echa Dynasty

Writer at Es_Dy_A
Saya hanya ibu rumah tangga yang bermimpi jadi penulis.
Ingin menulis apapun, dimana pun, dan kapan pun... yang penting bermanfaat dan bisa dibagikan untuk orang banyak.
Paling happy kalau ada orang yang baca dan me-review karyanya.

"Karena bagi saya menulis itu bukan cuma tentang mencatatkan aksara, tapi juga ada kejujuran yang terkadang tak sanggup direalisasikan dalam nyata"
Meet me

Latest posts by Echa Dynasty (see all)